Perkembangan Psikologi Anak Dari Bayi Hingga Usia 5 Tahun
Pastinya bunda ingin jika anak tumbuh menjadi pribadi yang baik dan diterima oleh lingkungan, namun terkadang bingung apa yang harus dilakukan agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik di lingkungan sekitarnya. Nah bun, yuk ketahui perkembangan psikologi pada anak bunda.
1. Rasa percaya vs tidak percaya (trust vs mistrust).
Tahap ini adalah tahapan paling awal dari perkembangan psikologi dari setiap anak, dimulai sejak tahun pertama. Pada tahap ini anak akan banyak bergantung pada ayah, bunda, nenek, atau keluarga terdekat, sehingga diperlukan kasih sayang dari orang-orang terdekat agar anak belajar bahwa dunianya akan menjadi tempat yang nyaman. Orangtua harus memberikan perhatian dan kasih sayang yang cukup untuk anak.
Jangan sampai anak tidak mendapatkan kasih sayang atau bahkan hingga mengalami kekerasan dan ditelantarkan, karena itu akan membentuk sifat mistrust (rasa tidak percaya) pada anak terhadap dunia. Anak yang memiliki sifat mistrust akan merasa bahwa dunia adalah tempat yang kejam untuk tumbuh dan berkembang.
2. Kemandirian vs rasa malu dan keragu-raguan (autonomy vs shame and doubt).
Tahap ini mulai berkembang pada masa batita (usia 1-3 tahun). Pada anak yang memiliki rasa trust (rasa percaya) terhadap pengasuhnya (bisa orangtua, nenek, atau keluarga terdekat), anak akan merasa percaya diri terhadap apa yang dilakukannya. Berikan kebebasan bagi anak untuk mengeksplorasi diri dan lingkungan mereka untuk mengembangkan sifat mandiri. Namun, pengawasan oleh orangtua juga tetap diperlukan, seperti memberi tahu apa yang baik dan buruk bagi keselamatan anak. Jangan sampai memberikan pengawasaan yang berlebihan hingga menggunakan kekerasan terhadap anak, karena akan membentuk anak menjadi ragu-ragu akan kemampuannya sendiri dalam bertahan hidup kedepannya.
3. Inisiatif vs rasa bersalah (initiative vs guilt).
Pada tahapan ini, anak mulai masuk playgroup atau TK sekitar usia 3-5 tahun. Karena pada usia ini anak sudah mulai mengenal dunia yang lebih luas bisa di playgroup, taman kanak-kanak, atau bersosialisasi dengan tetangga di sekitar rumah. Akan muncul banyak tantangan baru bagi anak. Biarkan anak bermain dengan banyak hal di sekitarnya dan berikan dorongan untuk anak agar mencoba berbagai hal baru di sekitarnya. Bermain tidak hanya penting bagi kehidupan sosial dan emosi anak, tapi juga membantu anak untuk mengembangkan otak dan pola pikirnya.
Pada tahap ini, orangtua harus menjadi panutan yang baik bagi anak. Minimalisir kritikan-kritikan jika anak bunda melakukan kesalahan, seperti merusak barang atau menumpahkan makanan secara tidak sengaja. Jangan melarang anak untuk mengeksplorasi dunianya, karena anak yang banyak dilarang dalam mengeksplorasi diri dan terlalu banyak dihukum akan mudah merasa bersalah dan gelisah.
Sudah tahu kan bun apa yang harus dilakukan oleh orang tua agar psikologis anak tumbuh dengan baik? Nah, mulai sekarang marilah kita perhatikan apa yang kita berikan pada anak, mulai dari perhatian, kasih sayang, dan contoh yang baik kepada anak. Karena anak juga akan melihat orangtuanya sebagai contoh.
Source : https://hellosehat.com
Picture Source : https://www.timeout.com/sydney/kids/